Muhammad Muflih Siregar-Statistik Deskriptif
LAPORAN STATISTIKA DESKRIPTIF
Disusun Oleh :
Muhammad Muflih Siregar
2005105010036
TINJAUAN PUSTAKA
Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistikadalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas.
Statistika deskriptis merupakan metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian data sehingga memberikan informasi yang berguna. Metode ini bertujuan untuk menguraikan tentang sifat-sifat atau karakteristik dari suatu keadaan dan membuat deskripsi atau gambaran yang sistematis dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat dari fenomena yang diselidiki. Contoh dari penyajuan data dalam statistika deskriptif adalah tabel, diagram, dan grafik.
Analisis statistik deskriptif adalah suatu pengolahan data yang bertujuan untuk menggambarkan data. Maksudnya ialah berkenaan dengan bagaimana data tersebut dideskripsikan atau digambarkan baik secara numerik maupun secara grafis untuk mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami. Beberapa yang termasuk dalam analisis statistik deskriptif yaitu membuat tabel dan grafik-grafik. Selain itu, penaksiran parameter seperti menghitung rata-rata (mean), median, modus, kemencengan (skewness), juga termasuk didalam analisis deskriptif.
LAPORAN PRAKTIKUM
Pada laporan ini, akan dijelaskan cara menggunakan aplikasi IMB SPSS Statistik versi 26 untuk menentukan nilai rata-rata dari suatu variabel.
1. Tampilan awal dari aplikasi SPSS
Pada tampilan ini, terdapat tampilan data view dan variabel view. Data view bertujuan untuk memasukkan data yang akan dijadikan bahan uji coba, sedangkan Variabel view bertujuan untuk mengatur dari sebuah data, seperti mengatur lebar kolom, mengatur label, mengatur data yang miss dan lainnya.
Gambar 1. Tampilan dari data view
Gambar 2. Tampilan dari variabel view
Data yang diambil adalah data yang telah dibuat pada aplikasi Microsoft Excel. Data tersebut kemudian dicopy dan ditempelkan kedalam "data view".
Pada percobaan ini data yang diambil sebagai berikut :
3. Tampilan Setelah dimasukkan percobaan
Gambar 3. Tampilan dari data view setelah mengcopy data excel
Gambar 4. Tampilan variabel view setelah mengcopy data dari excel
Setelah data dari Excel dicopy dan dimasukkan kedalam data view, kita akan mengubah setiap variabel pada variabel view.
Variabel pertama :
Type : String (karena kita akan menggunakan huruf abjad bukan angka)
Width : 18
Decimal : 0 (untuk data type string, desimal akan otomatis 0)
Label : Nama Responden
Values : None (untuk data type string, values akan otomatis none)
Missing : None (untuk data type string, missing akan otomatis none)
Column : 18
Align : Left (untuk data string sebaiknya dibuat rata kiri)
Measure : Nominal (untuk data string, pilih saja
measure nominal)
Nama
Variabel : Sex
Variabel kedua :
Type : Numeric
Width : 2
Decimal : 0
Label : Jenis Kelamin Responden
Values : 1 = laki-laki, 2 = perempuan
Missing : None
Column : 4
Align : Rigth
Measure :
Nominal
Type : Numeric
Variabel ketiga :
Nama Variabel : Umur
Width : 3
Decimal : 0
Label : Umur Responden
Values : None
Missing : None
Column : 5
Align : Rigth
Measure : Scale (karena umur
merupakan data berskala ratio)
Nama Variabel :
Pendidikan
Variabel keempat :
Type : Numeric
Width : 2
Decimal : 0
Label : Pendidikan Responden 11
Values : 1 = SD, 2= SLTP, 3= SLTA, 4= D3, 5= S1
Missing : None
Column : 8
Align : Rigth
Measure : Ordinal (karena pendidikan merupakan data berskala ordinal)
Variabel kelima :
Nama Variabel : Pendapatan
Type : Numeric
Width : 8
Decimal : 0
Label : Pendapatan perorangan
Values : -
Missing : 9999 (karena terdapat responden yang tidak mengetahui pendapatannya)
Column : 8
Align : Rigth
Measure : Scale
Variabel keenam :
Nama Variabel : Konsumsi
Type : Numeric
Width : 8
Decimal :
0
Label
: Konsumsi Perorangan
Values
: -
Missing
: 9999 (karena terdapat responden yang tidak
mengetahui pengeluaran biaya konsumsi pribadinya)
Column
: 8
Align : Rigth (untuk data numerik sebaiknya
dibuat rata kanan)
Measure : Scale
Setelah menemukan menu tersebut, maka akan dialihkan kedalam menu Descriptive, seperti berikut :
Setelah menu terbuka, pilih variabel yang akan dinilai (konsumsi) dan drag atau menekan tombol yang telah dikolom merahkan. Hal ini bertujuan untuk memilih variabel mana yang akan dicari rata-ratanya.
5. Mencari Rata-Rata dari Konsumsi
Setelah mengubah semua variabel sesuai dengan petunjuk. langkah selanjutnya adalah mencari nilai rata-rata yang akan ditampilkan pada output. Langkah awal adalah mencari menu Analyze - Descriptive Statistic - Descriptive. Untuk lebih rincinya seperti berikut :
Gambar 5. Proses pembukaan menu descriptive
Gambar 6. Menu descriptives
Selanjutnya tekan tombol menu Options untuk membuka menu mencari nilai rata-rata.
Gambar 8. Mencari menu options
Gambar 9. Tampilan menu options
Setelah memilih menu rata-rata selanjutnya tekan tombol OK dan aplikasi SPSS otomatis membawa anda kedalam halaman Output yang berisi nilai rata-rata dari variabel konsumsi.
Gambar 10. Tampilan hasil Output berupa nilai rata-rata dari variabel konsumsi
Untuk lebih rinci tentang penggunaan dasar aplikasi SPSS, silahkan menonton video dari Youtube berikut :
Link Youtube : https://youtu.be/nLm0_Y20GjU
Sumber Referensi :
Komentar
Posting Komentar